Tuhan menciptakan manusia di dunia ini tidaklah dalam keadan yang sia-sia, semua itu dilakukan karena adanya godaan syetan terhadap nabi Adam yang pada waktu itu masih berada di surga dengan menawarkan buah kuldi yang pada dasarnya sudah diperingatkan oleh Allah SWT untuk tidak makan buah tersebut. namun si syaiton terus menggodanya dengan mengatakan bahwa dia disuruh oleh Allah untuk memberikan buah itu untuk dimakan oleh nabi Adam dan hawa.
setelah Adam tergoda dengan itu semua, mengakibatkan dirinya dan Hawa turun ke buni sebagai penghuni bumi sampai anak cucu Adam hingga kiamat terjadi.
semua itu dilakiukan oleh syaiton lantaran dirinya merasa diciptakan lebih dahulu dari pada Adam, akan tetapi Allah menyuruh setan untuk tunduk kepadanya. sehingga setan pun berjanji untuk menggoda Adam dan Hawa hingga anak cucunya.
namun pada jaman yang sudah modern ini kadang kita masih bertanya-tanya kenapa kita ini diciptakan dan dilahirkan di dunia ini?walaupun terkadang kita ini tidak menginginkan untuk lahir ke dunia yang fana ini.
jawabanya hanya Allahlah yang tahu tentang semua ini.
dalam Alqur'an sudah di jelaskan bahwa setiap manusia itu dilahirkan untuk jadi pemimpin baik bagi dirinya maupun bagi orang lain bahkan bagi negaranya.
terus siapakah yang menjadi pokok permasalahan dalam kelahiran kita ini?
tuhan, orang tua atau memang semua itu sudah menjadi takdir kita untuk hidup di dunia ini?
yang jelas, kita lahir ke dunia yang fana ini sudah pasti takdir dari tuhan untuk hidup sepanjang yang telah ditetapkan oleh Allah. karena ada 3 (tiga) hal yang sudah ditentukan sejak kita lahir yaitu :
1.Umur
dengan adanya u mur in sudah jelas bahwa manusia itu memang mempunyai takdir untuk hidup lama atau bahkan lebih singkata dari orang ;ain.
2. Rizki
orang yang hidup di dunia ini tidak akan mungkin dapat hidup kecuali adanya rizki yang telah diberikan oleh Allah dan jumlah rizki yang diberikan kepada tiap-tiap manusia itu tidak sama, ada yang banyak, sedang, bahkan adanya sedikit.
semua itu agar manusia hidup di dunia ini bisa saling membantu antara satu sama lainnya, karena jikalau dunia ini berisi hanya orang kaya saja mka hidup di dunia pun tidak akan harmonis dan tenteram karena kita itu pasti membutuhkan akan bantuan dari orang lain. begitupun sebaliknya, jika hanya berisi orang miskin saja maka siapa yang akan menjadi perantara penolong kita. oelh sebab itu Allah memberikan variasi kehidupan terhadap ciptaannya.
3. Jodoh
Allah menciptakan hambanya itu tidak untuk sendirian, yakni untuk berpasang-pasangan dengan yang lain. manusia dengan manusia, lak dengan perempuan. hewan dengan hewan.
walaupun kita sudah ditentukan jodoh kita , apabila kita tidak berusaha mencarinya maka kita pun akan kesusahan dalm menemukan jodoh kita. jadi jika kita ingin merubah nasib dan jodoh kita kita harus berusaha dengna sekuat dan semampu kita untuk merubahnya karena Allah tidak akan merubah takdir atau nasib suatu kaum apabila dirinya itu tidak berusaha untuk merubahnya.
dari berbagai uraian di atas kita dapat menyimpulkan bahwa sesungguhnya manusia itu diciptakan ke dunia ini agar manusia itu mengetahui bahwa Allah adalah yang maha dari segalanya. dan manusia itu sadar bahwa di tingkat yang lebih atas masih ada lagi tingkat yang lebih atas lagi yaitu Allah.
0 Comments