seperti yang kita ketahu bahwa letusan merapi itu telah menelan korban yang tidaklah sedikit dan mengakibatkan berbagai macam bentuk kerugian bagi warga di sekitar merapi. diantaranya adalah kerugian materiil dan imateriil.
banyak harta benda dari warga sekitar lereng gunung merapi, dan bahkan dari mereka banyak yang kehilangan dari sanak saudara tercinta mereka. oleh sebab itu, kejadian alam ini perlu kita ketahui dan perlu adanya kewaspadaan dari gunung itu sendiri, tetapi hal itu tidak luput dari perlunya informasi serta himbauan dari pengamat kegunung apian yang harus dipatuhi, sebab hal itu akan mengurangi tingkat korban yang terjadi.
kebanyakan orang yang meninggal adalah mereka yang masih mempertahankan dirinya dan memaksakan diri untuk memberi makan ternak mereka. sebagaimana kita ketahui, bahwasanya binatang ternak yang mati karena musibah gunung merapi ini akan diganti oleh pemerintah. namun kenapa mereka masih ngotot untuk tetap memberi makan ternak mereka? h al ini lah yang perlu diketahui oleh pemerintah.
status merapi yang saat ini masih dalam kondisi "awas", namun dengan intensitas getaran (gempat vulkanik), guguran lava yang menurun membuat para penduduk di sekitar lereng merapi kembali ke kampung halaman namun yang diperbolehkan adalah mereka yang berada di radius lebih dari 10 km. warga yang berada kurang dari 1o km masih belum berani pulang, mengingat cuaca yang sering hujan mengakibatkan banjir lahar dingin di sekitar sungai.
sebagai mana yang saya lihat di radius 10 km daerah Panggang, kec. Pemalang pada tanggal 24 november 2010, salah seorang masyarakat panggang dan bahkan koordinator dukuh panggang menyatakan bahwa kalau di siang hari kebanyakan warganya kembali ke rumah mereka walaupun hanya sekedar untuk membersihkan rumah atau merawat ternak mereka, namun setelah sore hari dan malam hari mereka harus ngungsi ke daerah yang lebih rendah untuk tidur bersama warga yang lainnya agar tidsk terkena lahar dingin.
walaupun merapi intensitasnya sudah menurun, namun sekarang ini masih ada terjadinya banjir lahar dingin yang masih ditakuti oleh warga sekitar lereng gunung merapi. pada saat pemberian logistik di daerah kemalang, kondisi wilayah tersebut masih dalam keadaan mati lampu, karena terputusnya aliran listrik.
semoga saja musibah ini cepat berlalu, dan kita semua dapat beraktifitas sebagamana biasanya. amin.
0 Comments